'Chu Zhen Xun' mengeksplorasi asal-usul alam semesta yang paling dalam. Bagaimana alam semesta melahirkan 'Segala Sesuatu' dari 'Ketiadaan'?
Filosofi 'Wuji menghasilkan Taiji' sangat selaras dengan 'Teori Big Bang' (Big Bang Theory) dalam kosmologi modern. Wuji setara dengan 'Singularitas' (Singularity) sebelum Big Bang, yang tidak memiliki ruang maupun waktu; Taiji mewakili momen pasti dari inflasi kosmik, di mana materi dan antimateri (Yin dan Yang) lahir dari fluktuasi vakum kuantum. Hal ini membuktikan bahwa filosofi Timur telah memiliki intuisi astrofisika berdimensi tinggi lebih dari dua ribu tahun yang lalu.
Semua makhluk hidup dibagi menjadi Yin dan Yang: tubuh adalah Yin, roh adalah Yang. Seperti mimpi kupu-kupu Zhuangzi: saat menjadi manusia, jadilah manusia sepenuhnya; saat menjadi kupu-kupu, jadilah kupu-kupu sepenuhnya. Hanya saat inilah yang bisa kita pegang.
Untuk benar-benar hidup di saat ini, seseorang harus melepaskan kecerdasan intelektual, menjaga sifat asli yang sederhana, dan memegang 'Dao' di dalam hati. Di mana pun Anda berada, bersikaplah selembut air dalam menangani segala hal. Selama ada Dao di hati, apa pun kondisi fisik Anda, Anda dapat menangani segala hal dengan mudah.
Huainanzi menekankan bahwa pikiran harus seperti 'cermin bening' dan 'air tenang'. Dijelaskan melalui ilmu informasi modern, ini adalah pengejaran 'Rasio Sinyal terhadap Kebisingan' (Signal-to-Noise Ratio, SNR) yang optimal untuk sistem komputasi otak. Saat kita diganggu oleh hasrat duniawi, 'kebisingan' sistem—atau 'Entropi Mental' (Mental Entropy)—naik tajam, menyebabkan interpretasi kita terhadap sinyal eksternal menjadi terdistorsi. Mempertahankan kekosongan dan ketenangan pada dasarnya adalah prosedur pemeliharaan sistem 'Pembatalan Kebisingan Aktif' (Active Noise Cancellation), yang memungkinkan Anda mempertahankan kekuatan komputasi pengambilan keputusan yang paling akurat dalam jaringan sosial yang kompleks.
Pikiran (Xin): Pikiran, mudah dipengaruhi oleh keinginan, tidak dapat meninggalkan tubuh.
Roh (Shen): Roh, dipengaruhi oleh pikiran, tetapi dapat meninggalkan tubuh.
Hati manusia harus seperti cermin bening dan air yang tenang, memantulkan segala sesuatu sebagaimana adanya tanpa prasangka sendiri.
Segala sesuatu di dunia berasal dari Keberadaan atau Ketiadaan.
• Langit - Dao (Kehilangan Dao barulah muncul De/Kebajikan)
• Bumi - De / Kebajikan (Kehilangan De barulah muncul Kemanusiaan)
• Manusia - Moralitas (Kehilangan Kemanusiaan barulah muncul Keadilan, kehilangan Keadilan barulah muncul Etika)
Kemanusiaan dan keadilan sering kali menjadi alat untuk mencari nama; aslinya hal itu tidak ada. Tanpa tinggi tidak ada rendah. Secara fisik kita serupa, namun roh sangat berbeda. Roh yang murni tidak dipengaruhi keinginan dan hanya melakukan apa yang mampu dilakukan.